Dengan perkembangan teknologi, kini investasi ternak tidak hanya bisa secara langsung di kebun tetapi, juga melalui berbagai platform keuangan. Namun, sebelum masuk ke platform investasi ternak, berikut ini beberapa hewan ternak yang bisa Anda jadikan alternatif investasi atau kegiatan pensiun orang tua Anda. 1. Lele.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, lele cenderung kurang aktif dan kurang agresif di siang hari. Oleh karena itu, untuk menarik perhatiannya kamu perlu umpan yang bisa bergerak-gerak. Berikut bahan-bahan dan cara membuatnya. Bahan: 1 butir telur bebek. 1/2 sendok teh vanili. 1/2 sendok teh bubuk bawang putih.
Ayam Pejantan, Mulai Dilirik Peternak Ayam Pedaging; Kandang pemeliharaan DOC diletakkan pada bagian atas kandang pembesaran ayam kampung. Namun jika dalam area kandang tidak terdapat kolam ikan maka kita dapat memanfaatkan lahan sempit dengan membuat kandang diatas lahan yang ada dengan sistem kandang postal litter.
Perlu dibuatkan pagar disekeliling kolam agar hama seperti musang air atau burung tidak mengganggu perkembangan ikan lele. Baca juga: 3 Cara Membuat Pakan Ayam supaya Cepat Besar dan Sehat Setelah mengetahui cara membudidayakan ikan lele, semoga dapat dijadikan referensi saat ingin memulai memelihara lele baik untuk dikonsumsi sendiri atau dijual.
1. Pembuatan Kolam Beton. Sumber : Pertanianku.com. Langkah awal tentunya membuat kolam beton yang akan digunakan untuk memelihara ikan lele. Kolam beton membutuhkan kerangka dari besi agar memiliki kekuatan yang bagus. Selain itu, tentukan juga berapa ukuran kolam beton yang diinginkan.
Dalam usaha budidaya ikan lele dengan menggunakan teknologi bioflok, dalam satu siklus pada kolam berukuran 8 m 2 rata-rata jumlah produksi mencapai 825 kg dengan SR 92,5% dan produktivitas kolam 102,9 kg.m -2 . Budidaya ikan lele khususnya pembesaran ini layak dijadikan usaha dengan indikator kelayakan usaha yaitu BEP = 33,5 kg, PP=1,4 tahun
.
kandang ayam diatas kolam ikan lele