Rumus : Σ F = ma. F - f k = ma. keterangan : a = percepatan benda ( m/s 2). contoh soal : 1. sebuah benda diletakkan dibidang kasar, jika massa benda 20 kg, koefisien gesek statis 0,4 dan koefisien gesek kinetic 0,2. jika benda ditarik dengan gaya sebesar 60 N, tentukan : Besar perpindahan = 100 meter - 50 meter = 50 meter dan arah perpindahan ke timur. Contoh soal 2. Seseorang ingin bepergian dari rumah memakai sepeda motor. Saat hendak berangkat, speedometer menunjukkan angka 10.500 km. Setelah kembali ke rumah, speedometer menunjukkan angka 10.700 km. Contoh soal bidang miring (mencari percepatan) Sebuah benda meluncur mengikuti bidang miring dengan sudut kemiringan alfa = 30 o. Jika massa benda adalah 2 Kg, maka percepatan benda tersebut adalah? (g = 9,8 m/s 2) a/Cos A = g a = g Cos A = 9,8 Cos (90 o-30 o) = 9,8 x Cos 60 o a = 9,8 x 0,5 = 4,9 m/s 2. Gaya Yang Bekerja Pada Bidang Miring Nah untuk soal yang ini kita diminta mencari kecepatannya tapi setelah bergerak pada waktu tertentu. Berarti kita pakai rumus vt ya. v 8 = v 0 + a.t. v 8 = 0 + 4.8. v 8 = 32 m/s. Jadi, kecepatan bola setelah bergerak 8 sekon adalah 32 m/s. Okay, udah paham sedikit lah ya tentang rumus gerak lurus berubah beraturan ini. 1. Rumus Percepatan Rata-rata. Rumus: Percepatan rata-rata = perubahan kecepatan : waktu tempuh. ā = Δv/Δt = (v₂ - v₁) : (t₂ - t₁) ā: percepatan rata-rata. t: waktu. v: kecepatan benda. Dari rumus tersebut nantinya dapat diketahui bahwa jika percepatan positif, maka benda mengalami percepatan yang searah dengan gerak benda. Baca Juga: Cara Mencari Titik Berat Benda 2 Dimensi. Gerak Benda yang Dihubungkan dengan Tali. Jika diketahui besar massa benda dan gaya yang menarik benda maka dapat dihitung percepatan gerak benda. Selanjutnya, besaran-besaran tersebut dapat digunakan untuk mengetahui besar tegangan tali. Caranya dengan melakukan substitusi nilai-nilainya .

cara mencari percepatan benda