Rangkaian kitab menceritakan kronologi peristiwa dalam kisah Mahābhārata, yakni semenjak kisah para leluhur Pandawa dan Korawa (Yayati, Yadu, Puru, Kuru, Duswanta, Sakuntala, Bharata) sampai kisah diterimanya Pandawa di surga. Antara tahun 1919 dan 1966, para pakar di Bhandarkar Oriental Research Institute, Pune, membandingkan banyak naskah
Pandawa lima adalah sebutan bagi lima karakter protagonis utama atau tokoh-tokoh sentral dalam wiracarita Mahabharata, baik versi India maupun pewayangan Jawa. Pandawa Lima Kelimanya adalah putra-putra dari Pandu Dewanata dengan kedua istrinya yaitu Dewi Kunti dan Dewi Madrim.
Mengenal Kisah Pandawa Lima dalam Pewayangan Jawa. Dalam Kitab Mabaharata, diceriterakan banyak kisah yang menjadikan banyak tokoh epiknya sebagai lakon utama. Berasal dari India yang menganut kepercayaan Hindu sejak berabad-abad silam, karya ini juga ikut tersebar ke Indonesia di masa kejayaan kerajaan Hindu.
KOMPAS.com- Dalam cerita pewayangan Jawa, dikenal lima tokoh yang disebut sebagai Pandawaatau Pandawa Lima. Pandawa dalam bahasa Sanskerta berarti anak dari Pandu, yang merujuk pada sosok Raja Astina, Prabu Pandu Dewanata. Baca juga: Mengenal Punakawan, Tokoh Pewayangan Jawa yang Penuh Filosofi.
Dalam pewayangan, istri Puntadewa adalah Dewi Drupadi. Puntadewa memiliki sifat yang adil dan jujur seperti Batara Darma. Oleh karena itu ia mendapat julukan Ajasatru, artinya orang yang tidak mempunyai musuh. Seperti saudaranya, semasa kecil, Puntadewa mendapat pengajaran dari Resi Durna dan Resi Krepa. Namun karena Puntadewa mewarisi sifat
Dalam bahasa Sanskerta, kata Kṛṣṇa (कृष्ण) secara harfiah berarti gelap atau hitam. Lambat laun ia lebih dikenal sebagai "Dropadi" (द्रौपथी Draupadī ), yang secara harfiah berarti "putri Drupada ". Selain dua nama tersebut, Dropadi juga memiliki nama lain yang tercatat dalam kitab Mahabharata ber bahasa Sanskerta
.
silsilah pandawa lima dalam bahasa jawa